Bukittinggi, MenyalaNews.com – Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Simpang Jembatan Besi, Jalan Hafiz Jalil dan Jalan Sutan Syahrir, Kelurahan Tarok Dipo, Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi, Jumat (1/5/2026) sore.
Peristiwa ini menyebabkan puluhan bangunan hangus dilalap api dengan total kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Api pertama kali dilaporkan muncul sekitar pukul 15.45 WIB dari kawasan warung di sepanjang Jalan Hafiz Jalil. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan merembet ke bangunan lain akibat rapatnya jarak antarbangunan serta material yang sebagian besar semi permanen. Kondisi angin kencang turut mempercepat penyebaran api.
Berdasarkan data sementara, sedikitnya 21 bangunan terdampak, terdiri dari empat unit rumah semi permanen di atas rel kereta api, sepuluh unit warung, dan tujuh unit rumah toko (ruko) di kawasan tersebut. Sejumlah usaha yang ikut terdampak antara lain Klinik Tasqi, toko perlengkapan bayi dan anak Diva, toko pakaian Free N Style, serta Bukit Karya Teknik.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi, Joni Feri, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga pada pukul 15.57 WIB. Petugas segera bergerak ke lokasi meski harus menghadapi kemacetan di sekitar area kejadian.
Sebanyak 17 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan, dibantu sekitar 100 personel gabungan dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Agam, Kota Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, Kota Padang Panjang, Kabupaten Solok, Kota Solok, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Padang Pariaman. Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 18.00 WIB, dilanjutkan dengan proses pendinginan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting akan perlunya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman dan pertokoan yang padat penduduk. Aparat kepolisian bersama tim terkait masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut.
(Bisma Irianto)












