INHU | Menyalanews.com
Suara lantang datang dari Bumi Indragiri Hulu. Tokoh pemuda kharismatik, Bisma Irianto, yang akrab disapa dengan julukan “Harimau Rawa”, secara tegas menyuarakan dukungannya agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah pimpinan Presiden Republik Indonesia.
Menurut Bisma, struktur yang ada saat ini bukan sekadar urusan birokrasi, melainkan jantung dari stabilitas nasional. Ia menilai posisi Polri di bawah Presiden adalah amanat konstitusi (UUD 1945) yang sudah teruji dalam menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh pelosok negeri.
“Polri adalah alat negara, bukan alat politik kelompok. Sudah sangat tepat jika Polri berada di bawah komando Presiden sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan,” tegas Bisma Irianto kepada media.
Mengapa Harus di Bawah Presiden? Bisma memaparkan beberapa alasan krusial mengapa posisi ini tidak boleh digoyang Kecepatan Respon Mempercepat pengambilan keputusan strategis dalam kondisi darurat
Netralitas: Menjamin Polri tetap profesional dan tidak terjebak dalam kepentingan sektoral. Koordinasi Nasional: Memastikan visi keamanan sejalan dari pusat hingga ke daerah.
Pesan untuk Generasi Muda
Sebagai representasi pemuda, sang “Harimau Rawa” juga mengajak milenial dan Gen Z di Indragiri Hulu maupun nasional untuk tidak mudah terprovokasi oleh wacana yang dapat melemahkan institusi Polri.
“Kami kaum muda butuh kepastian hukum dan keamanan. Polri yang profesional, presisi, dan setia pada konstitusi adalah harga mati. Kita ingin Polri yang humanis, namun tetap tegas sebagai pelindung masyarakat,” tutupnya. Dukungan ini diharapkan menjadi pelecut semangat bagi institusi Polri untuk terus berbenah dan semakin dicintai rakyat di bawah kepemimpinan nasional yang sah.
A – B














