INHU-PERANAP | Menyalanews.com
PT Sinar Peranap Perkasa (SPP) kembali menunjukkan taring kepeduliannya. Bukan sekadar wacana, perusahaan yang beroperasi di Indragiri Hulu ini melakukan aksi nyata dengan merestorasi total jalur maut di kawasan Temiang Bukit Cambu, Desa Pematang Benteng, Kecamatan Batang Peranap.
Langkah ini diambil sebagai respons cepat perusahaan terhadap keluhan warga mengenai akses transportasi yang menghambat denyut nadi ekonomi di lima desa sekaligus.
Alat Berat Diterjunkan, Mobilitas Kembali “Ngebut” Tak tanggung-tanggung, PT SPP mengerahkan tim mekanis terbaiknya selama empat hari nonstop untuk melakukan pelebaran dan pengerasan jalan. Tiga “monster” konstruksi diturunkan sekaligus untuk menjamin kualitas pengerjaan yang maksimal.
“Kami tidak setengah setengah. Unit Excavator, Grader, dan Vibro dikerahkan langsung ke titik krusial. Fokus kami adalah memastikan warga bisa berkendara dengan aman dan distribusi hasil bumi tidak lagi terhambat,” tegas Deddy Kiswoyo, Manager PT SPP.
Senada dengan itu, duet Humas PT SPP, Tomimi Comara dan M. Ikhsan Nur Rahman, menekankan bahwa inisiatif ini adalah bagian dari visi besar perusahaan untuk tumbuh berdampingan dengan masyarakat lokal.
Penyambung Nafas Lima Desa Jalur Bukit Cambu bukanlah sekadar jalan biasa. Ini adalah urat nadi utama bagi ribuan warga yang menggantungkan hidupnya pada sektor perkebunan. Perbaikan ini secara langsung berdampak pada aksesibilitas lima desa strategis
Desa Pematang Benteng (Sentral Kegiatan)
Desa Pesajian
Desa Peladangan
Desa Sungai Aur
Desa Punti Kayu
Aswandi, Kepala Dusun 3 Desa Pematang Benteng, tak dapat menyembunyikan rasa syukur warga. Menurutnya, kehadiran alat berat PT SPP adalah bantuan “langit” yang sangat dinanti.
“Jalan ini adalah nyawa kami untuk mencari nafkah. Dukungan logistik dan alat berat dari PT SPP adalah kekuatan bagi warga. Sekarang, anak-anak sekolah dan petani sawit bisa lewat tanpa rasa was-was,” ujar Aswandi penuh apresiasi.
PT Sinar Peranap Perkasa merupakan mitra pembangunan di wilayah Indragiri Hulu. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berkelanjutan, perusahaan berkomitmen menjadi motor penggerak infrastruktur, pendidikan, dan kesejahteraan sosial demi menciptakan kemandirian desa di sekitar wilayah operasional.
A – B














